Tugas Besar ICT di dunia pendidikan

 Latar Belakang

   -Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

atau secara internasional dikenal dengan istilah ICT (Information and Communication Technology) sangat penting di era globalisasi saat ini. Penggunaan komputer untuk mengakses, mengolah, dan menyajikan informasi, baik secara individu maupun kelompok, intra network (intranet) maupun internasional network ( internet ), merupakan kebutuhan primer di era digital

   -Peradaban saat ini sudah sangatlah maju. Pola kehidupan manusia pun      beralih dari tingkat konvensional ke tingkat modern. Pola kehidupan modern yang diukur melalui pesatnya perkembangan teknologi informasi sudah bukan suatu hal yang luar biasa lagi di masa kini. Dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu drastis, berdampak pada seluruh lini kehidupan tidak terkecuali dalam dunia pendidikan.

   -Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mengikuti perkembangan zaman agar tidak ketinggalan zaman. Oleh karena itu, sangatlah dibutuhkan suatu inovasi yang harus dilakukan dalam semua aspek pendidikan dan inovasi dalam proses pembelajaran merupakan satu dari sekian banyak aspek yang harus diprioritaskan oleh penyelenggara pendidikan karena di dalam proses pembelajaran tersebut, langsung berhadapan langsung dengan siswa yang notabene-nya merupakan ujung tombak dari pendidikan yang diselerenggarakan. 

   -Inovasi dalam pembelajaran sendiri dapat dilakukan dalam berbagai macam inovasi. Seperti inovasi pembelajaran kuantum; inovasi pembelajaran kompetensi; inovasi pembelajaran kontekstual; serta inovasi pembelajaran Electronic-learning ( E-learning).

   -Penerapan Information and Communication Technology (ICT) yang dalam Bahasa Indonesia biasa kita kenal dengan istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam dunia pendidikan, merupakan suatu hal inovatif untuk mencapai tujuan pendidikan nasional serta agar dapat menciptakan generasi bangsa yang dapat bersaing dengan dunia global seperti saat ini.

   -Inovasi penggunaan ICT dalam proses pembelajaran akan sangat membantu siswa dalam memahami pelajaran karena dengan ICT dapat diperlihatkan gambar, suara, maupun bentuk yang lebih nyata dari suatu objek atau peristiwa. Selain itu, siswa juga dapat lebih mencari informasi yang belum ataupun yang ingin ia ketahui tentang materi yang disampaikan oleh para guru.


Rumusan masalah

1.Apa itu ICT ?

2.Bagaimana ICT mengubah paradigma masyarakat tentang pendidikan ?

3.Apakah peranan ICT dalam dunia pendidikan ?

  perkembangan ICT dalam dunia pendidikan ?


 Apa itu ICT ?

Information and Comunication technology atau dalam bahasa Indonesianya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaaninformasi. Teknologi komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, penguasaan TIK berarti kemampuan memahami dan menggunakan alat TIK secara umum termasuk komputer (Computer literate) dan memahami informasi  (Information literate). Tinio mendefenisikan TIK sebagai seperangkat alat yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, mendiseminasikan, menyimpan, dan mengelola informasi. Teknologi yang dimaksud termasuk komputer, internet, teknologi penyiaran (radio dan televisi), dan telepon.

Untuk memahami konsep dasar ICT, berikut akan dibahas satu persatu definisi dari Informasi, Teknologi Informasi, dan Information and Communication Technology (ICT).

1. Informasi

Menurut Budi Sutedjo (2002:168) dan Rahayuningsih, Rochaety, Yanti, (2006:4). Informasi merupakan pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan dan dibutuhkan, dimana Informasi itu sendiri merupakan pernyataan yang menjelaskan suatu peristiwa sehingga manusia dapat membedakan antara satu dengan yang lainnya.

2. Teknologi Informasi
Menurut (Main, 2008) TI dapat diartikan sebagai teknologi yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah serta menyebarkan informasi. Teknologi Informasi atau IT (Information Technology) merupakan mata rantai dari perkembangan SI (Sistem Informasi). Kalau dilihat dari susunan kata, yakni kata teknologi dan informasi, maka teknologi informasi dapat diartikan sebagai hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima.
3. Information Communications Technologies (ICT)
Di The Dictionary of Computers, Information Processing and Telecommunications(Hariyadi, 1993: 253, dalam Ardroni), teknologi informasi diberi batasan sebagai teknologi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan penyebaran berbagai jenis informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir karena “ adanya dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan teknologi baru yang dapat mengatasi kelambatan manusia mengolah informasi.” ICT adalah media berupa hasil teknologi informasi yang dipergunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dan berbagi informasi.
UNESCO (2003) mendefinisikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai berikut: “ICT generally relates to those technologies that are used for accessing, gathering, manipulating and presenting or communicating information. The technologies could include hardware e.g. computers and others devices, software applications, and connectivity e.g. access to the internet, local networking infrastructure, and video conferencing”.


Bagaimana ICT mengubah paradigma masyarakat tentang pendidikan ?

Perubahan paradigma pembelajaran beriringan dengan perubahan paradigma tentang literasi (melek huruf). Di era informasi, menurut seorang futurist, Alvin Toffler (1990), orang yang disebut buta huruf bukanlah orang yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi orang yang tidak bisa belajar (learn), tidak bisa mengubah kebiasaan (unlearn), dan tidak bisa belajar kembali (relearn). Toffler agaknya ingin mengingatkan kita bahwa masyarakat yang hidup di era informasi dituntut untuk memiliki tradisi belajar yang kuat, agar para anggotanya mampu menyerap, mengelolah, dan memanfaatkan informasi secara kritis dan selektif.
Masyarakat yang kuat dan unggul di era informasi adalah masyarakat yang menguasai atau mengendalikan informasi, dan masyarakat yang menguasai informasi adalah masyarakat yang menguasai ICT. Jika tidak disertai dengan tradisi belajar yang kuat, penguasaan ICT hanya akan memberikan kesenangan, tidak memberikan ilmu pengetahuan. Dengan tradisi belajar yangg kuat, semua anggota masyarakat memiliki kemauan keras untuk belajar, selalu siap untuk berubah (open minded), dan terus belajar sampai akhir hayat (lifelong education). Pentingnya tradisi belajar yang kuat bagi satu masyarakat diingatkan pula oleh salah satu Presiden Amerika Serikat, Benjamin Franklin, melalui ungkapannya sebagai berikut: “Being ignorant is not so much a shame, as being unwilling to learn” (menjadi orang yang enggan belajar lebih memalukan daripada menjadi orang yang tidak tahu apa-apa).

Apakah peranan ICT dalam dunia pendidikan ?

Karena kita berada dan hidup di jaman yang serba moderen ini kita patut bersyukur bahwa sistem pengajaran yang tradisional itu sudah mulai di tinggalkan dan digantikan dengan pembelajaran yang berbasis ICT.
Adapun peranan peranan ICT di bidang pendidikan adalah:
-ICT sebagai gudang ilmu pengetahuan
-ICT sebagai alat bantu pembelajaran
-ICT sebagai fasilitas pembelajaran
-ICT sebagai fasilitas pembelajaran
dari peranan peranan yang telah saya sebutkan di atas, maka bisa kita terapkan sebagai sebuah contoh konkret dalam dunia pendidikan. Berikut ini adalah penerapan ICT di bidang pendidikan.

Apa dampak perkembangan ICT dalam dunia pendidikan ?

Beberapa dampak positif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan, antara lain:
1.Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
2.Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin 3.memudahkan proses pendidikan.
4.Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis 5.teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
6.Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena        penerapan sistem TIK.
7.Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.

Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari Teknologi Informasi Komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain:
1.Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas    Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
2.Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah sistem tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
3.Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
4.Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.

Kesimpulan dan saran

-Seiring dengan perkembangan zaman yang modern dan perkembangan ICT yang begitu pesat, dunia pendidikan Indonesia juga harus dapat mengikutinya agar tidak tertinggal dengan Negara-negara lain. Penerapan ICT dalam proses pembelajaran merupakan langkah inovatif dalam dunia pendidikan merupaka suatu langkah inovatif.  
-Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi . Pada dasarnaya manusia membutuhkan teknologi dan komunikasi dalam kehidupan kesehariannya, karena manusia tidak lepas dari interaksi antara manusia dan alamnya. Kemudian untuk memudahkan terjadinya suatu komunikasi yang mobile dibutuhkanlah suatu teknologi yang mempermudah manusia dalam mencerna suatu informasi yang diberikan narasumber. Pada implementasinya dalam dunia pendidikan kedua aspek ini sanagat penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar dikelas, oleh karena itu sebagai calon pendidik yang arif sebaiknya memanfaatkan teknlogi dan informasi secara baik
 








Komentar